Assalamualaikum Wr. Wb. Pasti semuanya
udah pada tau atau setidaknya denger tentang Kuntilanak kan ?. kali ini gw mau
nulis tentang Kuntilanak. Kuntilanak adalah hantu yang berasal dari perempuan
hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan
anak tersebut belum sempat lahir. Nama puntianak merupakan singkatan dari
“Perempuan Mati Beranak”.
Mitos
hantu kuntilanak sejak dahulu juga telah menjadi mitos yang umum di Malaysia
setelah di bawah oleh imigran-imigram asal nusantara. Konon katanya juga kota
Pontianak sendiri mendapat namanya dari Abdurrahman Al-kadrie karena saat
beliau akan menentukan tempat pendirian istana, dia sempat diganggu oleh
Kuntilanak.
Kuntilanak
sendiri digambarkan sebagai wanita cantik berambut panjang dan berbaju panjang
warna putih. Dalam cerita rakyat melayu, sosok kunti digambarkan dalam bentuk
wanita yang punggungnya berlubang.
Berbagai
macam cerita kuntilanak sering gw denger dari masyarakat dikampung gw. Bahkan
ayahnya teman gw mengaku pernah berjumpa dengan kuntilanak yang tinggal
dibambu-bambu. Ceritanya saat itu dia lagi mau pulang kekampung, setelah
seharian berkerja dikebun. Kurang lebih jam 10 malam baru dia kekampung yang
jaraknya lumayan jauh apalagi tanpa penerang sama sekali. Dia hanya
mengandalkan cahaya bulan. Waktu itu dia lewat sungai yang kedalamannya hanya
sebatas lutut. Di dekat sungai itu banyak terdapat pohon bambu. Entah karena
dingin atau apa seketika bulu kuduknya berdiri. Perasaannya sudah tidak enak ingin cepat-cepat sampai diseberang sungai.
Waktu
seakan berjalan sangat lambat. Perasaan takutnya makin bertambah ketika dengan
tidak sengaja dia menoleh kearah bambu yang jaraknya cukup dekat darinya. Dan…
astagfirullahalazim !!! sesosok perempuan berbaju putih sedang berdiri sedang
mengamatinya. Jantungnya seakan mau copot. Dia seketika berlari diiringi suara
tawa kuntilanak yang makin memaju laju larinya.
Akhirnya setelah dia lari
terbirit-birit cukup lama dia sampai di sungai terakhir sebelum sampai
dikampung. Dia cepat-cepat menyeberang sungai dan masih tetap berlari sampai
dirumahnya.
Cerita ini udah lama gw denger.
Kira-kira 10 tahun yang lalu tapi baru sekarang bisa ngesharenya.
Wasslamualaikum Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar